Rabu, 18 September 2013

Film Luar Negeri Jika Diubah ke Versi Indonesia


Selamat Pagi para blogger dan pembaca yang tercinta, hari ini gue begadang (lagi) untuk menyelesaikan tugas yang bakal di presentasikan pagi ini. Demi nilai, ini adalah cara yang harus di lakukan oleh pelajar seperti gue. Begadang! Meski kata bang Rhoma Irama kita gak boleh begadang, tapi ini kan ada gunanya (sok tau).

Di postingan gue yang satu ini, gue akan membahas tentang Film. Gue adalah salah satu maniak film. Setiap ada film baru yang muncul di bioskop, gue selalu nonton... kalau ada yang mau bayarin. Gue akan melakukan penelitian jika versi Film dari luar negeri diubah ke versi Indonesia. Penasaran kan? Kita mulai dari yang ber-kategori Anak-anak.


Kamen Rider

Masih ingat dong sama acara yang satu ini? Yes, man! Kamen Rider. Dulu waktu gue masih kecil selalu menganggap bahwa acara ini keren banget. Gue sampai ngikutin cara mereka berubah jadi Kamen Rider, naik sepeda dengan ngikutin gayanya Kamen Rider waktu mereka lagi mengendarai motornya. Namun sekarang, gue sadar ternyata itu adalah masa-masa jahiliyah gue. Gue baru sadar, kalau Kamen Rider setiap mau berubah itu mesti pakai gerakan koreografi! Gue gak ngerti mereka mau jadi Kamen Rider atau mau membuat boyband. Dan yang paling begonya lagi itu monster yang jadi musuh si Kamen Rider. Waktu si Kamen Rider lagi koreografi buat berubah, si monster malah nungguin aja, bukannya langsung di serang. Gue curiga, kalau pemerannya itu orang Indonesia, pasti susah. Soalnya mereka harus ngapalin banyak gerakan dan orang Indonesia itu kebanyakan pelupa. Liat aja kalau janjian, pasti jarang tepat waktu. Atau janji pemerintah, pasti cuma bualan belaka *uhuukk*. Balik ke masalah tadi, saking banyaknya gerakan koreografi yang harus di hapal sama si pemeran Kamen Rider asal Indonesia ini, terus di episode berikutnya mau berubah jadi Kamen Rider malah lupa gerakan koreografi-nya. Mungkin selanjutnya, si Kamen Rider malah nanya ke si monster sebelum mereka berantem.

Kamen Rider: "Bro, lo kan sering tuh ngelawan gue,"
Monster        : "Terus?"
Kamen Rider: "Gue lupa gerakan koreografi selanjutnya buat berubah jadi Kamen Rider. Kasih tau gue dong biar kita bisa berantem lagi."
Monster        : "....."

Harga diri si Monster pasti hancur berantakan. Gue yakin itu.

Next, kita lanjut ke Film yang lebih Elite.

Transformer


Tau dooonggg film yang satu ini. Menurut kalian, pasti keren gitu kalau punya mobil yang bisa berubah jadi robot kayak di film Transformer. Tau gak sih kalian, Transformer itu kelihatan keren karena mereka turun di Amerika. Diceritakan, robot yang bisa berubah jadi mobil ini datang dari planet lain terus ke bumi buat ngejar si Megatron (benar gak sih kayak gini?). Pokoknya gitu lah. Tapi coba kalian bayangkan jika Transformer ini turunnya bukan di Amerika, melainkan di Indonesia.

Mobil Truk si Optimus Prime kalau di Amerika keren kan kayak gini:



Tapi, kalau di Indonesia model truk nya akan berubah menjadi seperti ini:



Selain itu, Tattoo di badan Optimus Prime ini keren, motifnya api-api gitu. Keren kan? Iya, karena dia turunnya di Amerika. Kalau dia turunnya di Indonesia, mungkin Tattoo itu akan berubah menjadi seperti ini:

 
Ini Tattoo saat si Optimus Prime lagi galau.

Daripada makin ngaco, kita lanjut ke Film yang terakhir, Cekibroottt!!

The Fast and the Furious

Film ini menurut gue merupakan film dengan perjudian yang besar. Well, di dalam adegan film ini, ratusan mobil yang udah di modif bagus-bagus, dalam satu sekmen hancur semua. Ini kan berarti mesti beli mobil baru lagi buat sekmen berikutnya. Tapi gue salut ternyata keuntungan mereka lebih besar dari pengeluaran mereka buat beli mobil, gaji pemain utama, gaji pemain figuran, gaji crew disana, dan sebagainya. Mesti dicontoh Indonesia nih! Next project mereka katanya mau bikin film The Fast and The Furious 7. Gue memprediksi bahwa mereka akan memakai latar di Indonesia. Kenapa? Karena niat sang produser, ingin mengadu cepat antara Vin Diesel dengan pemain di Indonesia yang cukup fenomenal, abis naik haji gak balik-balik, ini dia si pengendara Bajaj paling absurd, MAT SOLAR!

          VS          

Sebentar lagi kita akan disuguhi pertandingan yang menarik. Mobil elite si Vin Diesel, akan diadu cepat dengan Bajaj nya si Mat Solar. Kita lihat siapa yang menang. Hehehe, jangan di percaya dulu. Kan ini masih versi gue. Kebenarannya, hanya Tuhan yang tau.

Segitu aja ya? Gue udah ngantuk soalnya. Hehehe, see you next time ;)

Jumat, 13 September 2013

Reuni SD di McD

Selamat siang teman-teman. Duh, gue lagi bingung banget buat nentuin template blog gue ini akan di buat jadi apa. Well, sambil menunggu proses pembuatan Header dari teman gue, sekarang AlfaBlog resmi berganti kelamin! Ehm, berganti kostum maksudnya. Gue akan tetap berusaha untuk memanjakan mata kalian. Makanya sering-sering main ke sini. Hehehe...

Out Of Topic.

Beberapa waktu yang lalu gue baru aja ngadain reunian sama teman-teman SD gue. Disini, gue meletakkan Lisa sebagai badan koordinator untuk mengurus siapa aja yang ingin ikut reunian ini. Dari 50 siswa yang ada di satu kelas saat itu (iya, beneran segitu), ternyata yang datang hanya sekitar 20 orang. Keren. Kita mengatur rencana untuk bertemu di McD Bintaro. Yowes, akhirnya selebaran resmi yang berisi tentang tanggal dan jam pertemuan pun dikirimkan lewat burung elang menuju ke rumah teman-teman gue yang ikut. Kok jadi mirip kayak sinetron laga ya?

Jadwal ketemu adalah hari Sabtu jam 09.00 WIB di McD Bintaro. Dan hari itu gue bangun kesiangan! Kampret! Ini disebabkan karena kemarin malam gue keasyikan nonton film Titanic, terus nangis kejer sampai akhirnya gue benar-benar ketiduran. Balik ke masalah tadi, gue benar-benar panik saat itu. Gue asal pakai baju yang gue punya, kemudian membawa dompet, setelah itu langsung pamit ke nyokap gue.

"Ma, aku pergi reunian dulu ya di McD Bintaro."

"Oh, yaudah. Pulang jangan kesorean ya." Jawab nyokap gue.

"Iyeh, yaudah ya aku berangkat. Dahh!"

Gue baru setengah lari, tiba-tiba terdengar teriakan nyokap gue yang berasal dari dalam rumah,

"Ilham, jangan pergi dulu. Kamu belum make celana, nak!"

Saat gue lagi lari, ngeliat kebawah, ada ekor goyang-goyang di depan (apaan tuh?), Oh kampret! Gue beneran gak make celana! Untung gue belum sampai di McD. Kalau udah, apa yang harus gue jawab saat teman-teman gue nanya "Mode pakaian tahun berapa tuh? Kok transparan? Keren!" Saat itu, do'a gue hanya satu. Jangan jadikan ini hari yang buruk, Tuhan.

Akhirnya gue balik ke dalam rumah untuk pakai celana, yeah! Gue berangkat ke McD dengan keadaan suci, bersih, dan bercelana.

Sesampainya disana, gue udah melihat banyak banget teman gue yang udah berkumpul di satu lokasi yang udah kami boking sebelumnya. Sambutan hangat dari mereka datang ke gue. Mereka beramai-ramai berjalan ke arah gue. Salah satu teman gue akhirnya menyapa gue dengan salam rindu.

"Lo siapa ya?"

Gue diam, rasanya pengen motong itu anak jadi 7 potongan. "Gue Alfa, inget kan?"

"Oh iya, Alfa. Gue Wahyu, inget kan yang pernah lo hutangin dan sampai sekarang gak di balikin?"

"Hah?" Gue cengok saat itu.

"Iya, lo pernah pinjam duit ke gue Rp. 50.000 buat beli Tamiya waktu masih kelas 4," Kata Wahyu.

Udah 5 tahun lebih masih ingat aja kalau gue pernah pinjam duit ke dia. Padahal gue yang minjem aja udah lupa. Hehehe...

"Iya nih! Lo juga pernah pinjam duit ke gue dan sampai saat ini belum dibalikin!" Kata Udin, salah satu teman gue.

"Gini deh, dari kalian ber-19, siapa aja sih yang pernah gue hutangin? JAWAB!!" Gue mulai kesel.

Satu per satu anak mulai mengacungkan jarinya. Bibir gue mulai komat-kamit menghitung banyaknya jumlah jari yang diacungkan setiap anak, ternyata semua teman gue yang disana pernah gue hutangin dan sampai saat ini belum gue balikin! Entah kenapa acara yang tujuannya untuk reuni bareng justru berubah menjadi acara tagih menagih hutang. Oh, Tuhan, mengapaaaaa??

Akhirnya, uang di dompet yang berisi lumayan banyak duit (kira-kira kalau dibuat beli kerupuk bisa jadi juragan kerupuk deh) harus rela dikuras sama para penagih hutang sialan itu (baca: teman SD gue). Gue kapok pinjem duit ke teman lagi. Gak bakalan gue ulangi lagi, kecuali disaat kepepet. Itu janji gue!

Well, saat yang lain lagi makan-makan burger, minum cocacola, gue pergi keluar dari McD untuk mencari makanan yang lebih murah. Ketemulah makanan seribu umat, MARTABAK! Yeah!! Gue memesan Martabak keju untuk mengganjal rasa lapar di perut gue. Meskipun teman-teman gue lagi nikmatin burger, gue cukup puas meski hanya menikmati Martabak. Agak kebanting jauh sih sebenenya -_-

Pesan Moral: Kalau mau ngadain reunian, jangan ajak teman yang pernah kamu hutangin dan sampai sekarang belum di bayar. Pokoknya jangan!!!

Sabtu, 07 September 2013

L.D.R = Lo Doang Relationship!

L.D.R atau kerap diartikan oleh para umat manusia adalah Long Distance Relationship atau "Hubungan Jarak Jauh". Metode pacaran zaman sekarang dengan zaman dulu ternyata perbedaannya sangatah pesat. Dulu, istilah L.D.R belum digunakan karena pada masa itu masih menggunakan istilah M.R.M atau Menunggu Restu Mertua. Saat itu, kebanyakan para pemuda-pemudi Indonesia lebih sering untuk meluangkan waktu mereka untuk pacar, kemudian bertemu diam-diam tanpa sepengetahuan orang tua mereka masing-masing. Mungkin dari sini muncul istilah pacaran yang baru, yaitu Backstreet atau lewat jalan belakang (re: diam-diam).

Sampai sekarang gue masih bingung tentang 'siapa sih pencetus gerakan L.D.R sedunia?' atau 'kenapa sih Nabilah JKT48 gak bisa jadi pacar gue?'. Intinya adalah, berkat orang yang tidak-disebutkan-namanya maka dari itu L.D.R masuk dalam istilah hubungan sampai saat ini.

Di tahun 2013 ini, L.D.R adalah hubungan yg cukup banyak diminati oleh banyak orang. Alasannya simpel. Buat orang yang suka grogi-an kalau ngomong sama cewek, ini jadi alternatif bagus dengan menjalani L.D.R lewat social media atau hanya sekedar SMS untuk melepas rindu. Terkadang, L.D.R ini juga cukup diminati karena faktor "Kesempatan Perselingkuhan yang Besar". Dengan hal ini, buat orang yg udah bosen karena tiap hari kerjaannya nelpon-SMS-nelpon-SMS begitu terus berulang-ulang, maka kesempatan untuk mencari tantangan baru dengan cara selingkuh cukup sering terjadi. Jangan salahkan pasangan kalau udah kayak gitu. Sifat manusia yang sulit untuk dihindari adalah mudah bosan terhadap sesuatu yang sering dilakukan secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang sama.

L.D.R atau bisa gue artikan sebagai Lo Doang Relationship! cukup sering terjadi di kalangan korban PHP atau orang yang selalu menganggap bahwa dia itu gebetannya sementara dia cuma menganggap orang itu teman biasa. Tragis? Emang gitu. Gue paling benci sama metode pacaran yang hanya bisa umbar sayang lewat chat social media atau SMS. Giliran ketemu langsung, seakan-akan saling berkata "Lo ini siapa ya?". L.D.R (Lo Doang Relationship!) tidak bisa dikatakan dalam hubungan jarak jauh lagi. Bisa aja, rumah pacar yang jalan 5 langkah aja sampai tapi berasa mirip kayak lagi L.D.R an sama pacarnya.

Lo Doang Relationship! adalah hubungan terburuk dalam dunia percintaan. Seakan-akan lo sudah menganggap bahwa dia adalah pacar lo. Sementara dia? Belum tentu. Tingkah laku yang seperti ini bisa terdeteksi dengan ampuh menggunakan cara gue. Yaitu sebagai berikut:

1. Banyak Alasan Kalau di Ajak Ketemuan
Ini adalah fase paling absurd, dimana saat lo nelpon ke cewek lo terus akhirnya lo bilang "Sayang, kita ketemuan yuk," setelah itu dia menjawab "Maaf ya, kata nenek, aku gak boleh ketemu sama beruk,". Alasan yang cukup tidak logis dan pastinya menyakiti hati si cowok karena sudah ditolak oleh keluarganya yang telah menganggapnya 'beruk' oleh si cewek dan neneknya. Tragis.

2. Gak pernah Mau Ngakuin Pacar di Depan Teman
Sering sebel gak sih kayak gini? Waktu lo dan pacar lo lagi ngumpul-ngumpul sama teman sekelas, lalu akhirnya ada yang nanya ke cewek lo "Eh, Lo jadian kan sama diaaaa..." (nunjuk lo) terus si cewek justru berkata "Engga kok, siapa yang bilang? Gue masih jadian sama 'mantan' gue kok". Sampai disini ada yang aneh?

3. Suka Memberi Pertanyaan yang GAK Penting
Para cowok harus mewaspadai sikap cewek yang kayak gini. Well, cewek ini bisa dibilang mempunyai berbagai macam cara yang bisa merusak otak kita! Bayangin aja, dalam tingkah laku yang ini, cewek selalu memberi pertanyaan yang gak masuk akal. Awalnya sih basa-basi, akrab. Tapi lama kelamaan, gini:

Cewek: Sayaaanggg...
Cowok: Iya?
Cewek: Kamu sayang gak sama aku?
Cowok: Sayang doongg..
Cewek: Kalau gitu, jawab dong pertanyaan aku...
Cowok: Yaudah, mau tanya apa sih emangnya?
Cewek: Kapan pertama kali kita ketemu? Kapan pertama kali kamu ngomong 'Hai' ke aku? Kapan kita jadian? Jam berapa? Detik berapa? Menit berapa? Kapan pertama kali kita nge-date? Kapan pertama kali aku ngambek? Jawab sayang! JAWAB!!!
Cowok: Udah gila kamu ya!

Pesan Moral: Kalau udah lama jomblo dan ngebet mau pacaran, jangan ambil yang simple dengan nyari di pacar di social media. Karena bisa aja dari yang lo dapet fotonya di social media cakep mirip Aura Kasih tapi justru pas diajak ketemuan malah mukanya mirip Mpok Nori.

Sekian dulu yah post gue. Lain kesempatan kita pasti akan ketemu lagi. Berdo'a aja biar kita selalu sehat sentosa. Aamiin. Hehe, Happy Weekend :hihi

Kamis, 05 September 2013

Tanggapan Mengenai Kasus Pendidikan Indonesia

Selamat siang man-teman blogger dan pembaca sekalian. Semoga kita dalam keadaan sehat sentosa ya, Aamiin.

Kali ini, gue lagi panik! Bukan, gue bukan di kejar-kejar sama Satpol PP lagi. Tapi, ini adalah masa dimana dunia pendidikan di Indonesia sedang dalam awal masa kritis! Kenapa gue bisa bilang begitu? Ini adalah hal paling absurd yang pernah gue alami. Jadi, eebbbeerrriikuuttt liputanyaaa...

Beberapa hari yang lalu gue, Imam, dan Fajar pergi ke BP buat ke Gramedia nya. Tujuan kami di sana berbeda-beda. Fajar berniat ngebeli komik untuk melengkapi beberapa koleksi komiknya di rumah, Imam ke Gramedia tujuannya buat nyari kenalan cewek yang suka Naruto buat dijadiin gebetannya. Sementara gue, disini cuma ngeliat-liat buku aja. Gue nyari buku yang kira-kira bagus, terus abis itu gue ambil deh. Mhehehe. Ini bercanda yaaa. Maksud gue, emang karena gue lagi kena Kanker (Kantong Kering) atau Bokek dalam bahasa ilmiahnya makanya disini gue cuma bisa liat-liat aja. Dan sesampainya gue di rak buku kategori Pendidikan (Pra Sekolah), tiba-tiba gue menemukan satu buku yang judulnya mencengangkan. Bingung? Bukunya itu kayak gini:


Parah banget kan? Buat yang belum paham, gue jelaskan. Buku itu berjudul "99,99% Diterima Masuk TK Favorit, Sukses Masuk TK, dan Lolos Tes Masuk TK Tanpa Kesulitan".
Kurang absurd apa coba? Gila, gue membayangkan kenapa pendidikan di Indonesia kualitasnya justru makin menurun, sampai kalian mau masuk TK aja harus ada Ujiannya. Apa yang bisa dilakukan anak seumuran balita kalau disuruh Ujian? Atau mungkin justru diajak interview. Gue curiga jangan-jangan metode penerimaan murid baru di TK zaman sekarang seperti ini:

*Interview*
Kepala sekolah: Selamat pagi, dengan adik siapa namanya?
Joni                  : Joni, Pak.
Kepala sekolah: Baik, Joni, kita langsung mulai saja interview-nya. Siap?
Joni                  : Siap, Pak!
Kepala sekolah: Baik kalau begitu, Joni ini umurnya berapa?
Joni                  : 4 tahun, Pak.
Kepala sekolah: Oke, pernah berpengalaman apa saja selama 2 tahun terakhir?
Joni                  : Saya pernah nahan kentut seharian, Pak.
Kepala sekolah: Wow, lalu apa yang terjadi?
Joni                  : Keesokan harinya saat bangun tidur saya sudah melihat kotoran cair berserakan di kasur saya.
Kepala sekolah: Cukup mengesankan. Selain itu, apa hobi nak Joni ini?
Joni                  : Hobi saya main petak umpet sama main congklak.
Kepala sekolah: Cita-cita nak Joni mau jadi apa?
Joni                  : Mau jadi Power Ranger, Pak!
Kepala sekolah: Baik, kalau begitu. KAMU LULUS! Selamat, kamu berhak bersekolah di TK kami ini!
Joni                  : Terima kasih, Pak.
Kepala sekolah: Tapi, kamu harus melakukan pre-test dulu sebelum benar-benar resmi bersekolah disini.
Joni                  : Kira-kira, pre-test nya seperti apa ya, Pak?
Kepala sekolah: Kamu akan menjalani ujian 20 paket, menggunakan pensil 2B dan penghapus juga, dan ujian praktek.

Apakah kalian bisa membayangkan jika benar-benar terjadi seperti itu? Masa-masa TK yang dulu penuh dengan keceriaan, tawa, dan bermain, kenapa sekarang harus seperti ini? Untuk masuk TK aja susah. Apakah sekolah tingkat PlayGroup juga melakukan metode yang sama? Who knows? Setidaknya kita harus menentang masa-masa kebahagiaan waktu kecil harus direbut dengan kejamnya materi pelajaran yang tidak berperikepelajaran. Semoga saja Tuhan bisa mendengar jeritan hati anak balita yang sudah di jerat dengan peraturan itu. Ya, semoga saja.

Pesan: Masa kecil adalah masa yang harus di isi dengan keceriaan, bukan kesengsaraan. Biasanya sih orang yang masa kecilnya bahagia, saat besar dia bisa membahagiakan orang lain juga.

Senin, 02 September 2013

Laporan dari Peluncuran Roket Air di TMII

Selamat siang semuanya dimana pun kalian berada. Apa kabar? Semoga makin baik yaaa. Ada kabar terbaru nih, pasalnya Sabtu lalu gue dan teman-teman yang sudah dijadwalkan akan pergi ke TMII (Taman Mini Indonesia Indah) untuk berpartisipasi di acara Peluncuran 1000 Roket Air beneran terlaksana. Wuidihhh... meskipun sebenarnya jadwal keberangkatan tanggal 29 Agustus sih. Tapi yaaa it's ok lah sekalian weekend juga. Abis gue bener-bener suntuk setiap di rumah. Tugas sekolah yang bejibun bukannya bikin semangat ngerjain malah jadi gampang males. Hehehe, maklum pelajar... jangan di tiru ya man-teman. Ok, kita balik ke masalah tadi. Info dari rombongan mengenai apa yang harus di bawa selama nanti disana sedikit banget. Jadi, bekal yang gue bawa cuma kayak gini :

1. Roti, kalau lapar di jalan sih niatnya gue mau makan ini. Sayang makanan nan lezat ini udah habis duluan sebelum gue berangkat.



2. Mie Instan, ini justru yang jadi makanan gue selama di dalam bus. Gue duduk bareng Harist saat itu dan sempat berkenalan dengan salah satu orang yang pakai jaket cosplay Hokage di Naruto gitu.


Cukup Simpel, gak sehat, dan tentunya MURAH! Jadi, buat kamu yang mau piknik tapi biaya minim untuk beli bekal, saya sarankan ikuti apa yang saya pilih. Hehehe.

Tepat jam 07.00 WIB, gue beserta rombongan yang mewakili nama SMPN 5 Tangerang Selatan langsung jalan menuju TKP dengan bus tentunya. Di jalan, sambil mendengarkan lagu favorit gue lewat headset, gue juga sempat berkenalan dengan beberapa orang di dalam sana yang mewakili sekolah lain. Kami mengobrol ria di dalam bus untuk mempererat ikatan pertemanan. Cieehhh... gue yang udah dalam keadaan setengah ngantuk, berencana mau tidur. Tapi, saat gue baru memejamkan mata, tiba-tiba panitia dengan semangat berkata "Yak, saudara-saudara, kita telah tiba di Taman Mini Indonesia Indah. Silahkan bagi para penumpang untuk bersiap-siap". What The F*ck, man! Dengan terpaksa akhirnya gue mengikuti arahan panitia tersebut. Di dalam hati gue berkata "Oh, indahnya TMII, sayang keindahanmu sulit aku lihat lebih jelas karena aku ngantuk banget".

Dengan langkah gontai gue mengikuti rombongan gue sambil membawa tas, dan dua roket air yang sudah di persiapkan sebelumnya. Kira-kira, gambarnya seperti ini:

 

Kita akhirnya pergi menuju tempat daftar ulang bersama guru pendamping dari sekolah gue. Keren banget ternyata TMII itu. Banyak banget yang berubah. Wajar sih yaaa pasalnya gue terakhir ke TMII waktu masih kelas 2 SD -_- singkatnya, kita udah daftar dan langsung di beri kaos dari panitia, dan mulailah detik-detik peluncuran roket air ini. Cihuuyyy!

Pelan tapi pasti, kami ditemani para mentor disana menuju ke tempat peluncuran. Keren. Gue merasa kayak astronot yang mau pergi ke bulan. Sesampainya di tempat peluncuran, kita langsung mengisi roket yang ada dengan satu gelas air penuh, setelah itu roket di letakkan di atas launcher, and the finally, kita disuruh mompa sampai tekanan anginnya sebanyak 70. Sayang bin sayang, roket air teman gue, Rasyid, udah keburu meluncur duluan waktu lagi di pompa. Entah ada acara apa roket dia sampai buru-buru gitu. Akhirnya, panitia mulai menghitung mundur dari 1000, eh, kebanyakan. Maksudnya dari 5... 4... 3... 2... 1... Cuuiiiisssss 1000 roket pada saat yang bersamaan meluncur. Roket gue alhamdulillah meluncur dengan baik, meskipun jaraknya cuma 3 meter dari tempat peluncuran sementara yang lain bisa sampai 10 meter, tapi gak papa lah. Yang namanya pengalaman emang harus di catet, biar gak melakukan kesalahan yang sama di lain waktu. Aseeeekkk.

Selesai waktu peluncuran, akhirnya kita pergi untuk mengambil menu makan siang. Kita milih tempat ngaso (nyantai) di replika daerah Jawa Timur. Sekalian foto-foto juga sih sebenarnya. Hehehe... Kita di kasih waktu bebas alias free time sama panitia disana sampai jam 14.00 WIB. Momen ini kita manfaatkan untuk keliling daerah TMII yang luasnya minta ampun. Akhirnya, gue memasuki salah satu tempat disana, kalau gak salah namanya PPIPTEK. Gue sempat berfoto-foto juga disana. Ini salah satunya, gaya foto gue yang paling jantan:

Foto: Lagi Mancing T-Rex :)
Mancing T-Rex.

Tepat jam 14.00 WIB, akhirnya kita naik bus untuk pulang ke RUMAH! Yeaahhh!! Meskipun gue kadang suntuk kalau di dalam rumah, tapi yakin deh, kalian gak akan bisa menemukan tempat yang paling indah, nyaman, damai, selain di rumah kalian sendiri. Well, senang banget bisa berbagi ilmu kepada teman-teman dari sekolah lain di TMII dalam rangka peluncuran 1000 roket air. Gak akan pernah gue lupain, guys. ;)

By the way, waktu di perjalanan pulang gue sempat kenalan sama Arum, cewek yang tergila-gila banget sama band bergenre Heavy Metal, Avenged Sevenfold. Kabarnya sih, band itu ngeluarin album terbaru yang berjudul "Hail to the King" dan dia punya link downloadnya. Maka dari itu gue minta akun twitter-nya buat minta lagu tersebut. Tapi sampai saat ini, akun twitter gue belum di respon sama dia buat follow balik. Semoga saja dia tidak kenapa-kenapa.